Handphone Kloning Dari Apple iPhone X Ini Hadir Dengan Empat Kamera Sekalgius

Harga Handphone Apple iPhone X yang cukup fantastis serta konsep desain yang sangat unik dan berbeda dengan para perangkat pendahulunya membuat Handphone andalan Apple ini mengambil banyak perhatian publik. Hadir juga dengan spesifikasi dan teknologi terbaru, membuat popularitas perangkat premium ini semakin meroket. Disisi lain popularitas dari iPhone X ini mengundang beberapa vendor Handphone yang salah satunya berasal dari Tiongkok untuk menghadirkan perangkat yang serupa atau kloningan dari iPhone X. Salah satu perangkat kloningan yang cukup menarik perhatian adalah OWWO X.

OWWOW X ini sendiri selain hadir dengan konsep desain layaknya Apple iPhone X, juga hadir dengan 4 buah sensor Kamera sekaligus. Handphone OWWO X ini sekilas memang mengusung konsep desain yang sangat mirip dengan iPhone X. Hal ini semakin terlihat dengan hadirnya cut out layar pada bagian atasnya untuk menempatkan earpiece dan fitur Kamera depan.

Tidak hanya itu, OWWO X ini pun dibekali dengan desain bezel yang sangat tipis. Sementara itu salah satu perbedaan yang cukup mencolok terlihat pada sisi bawah ponsel yang ternyata terdapat sebuah tombol home yang menyatu dengan hadirnya sensor pemindai sidik jari. Sedangkan sisi belakang terdapat logo bergambar cabai yang cukup unik.

Untuk dukungan dual kamera belakang terlihat menggunakan desain vertikal di sisi atas belakang OWWO X ini yang juga memiliki nama iLA S11. Spesifikasi yang dimiliki oleh OWWO X ini memang jauh jika dibandingkan dengan iPhone X versi asli. JIka iPhone X Hadir untuk kelas premium, sedangkan OWWO X ini didesain untuk pasar entry-level dengan mengandalkan dukungan layar sentuh berukuran 5,5 inci beresolusi HD+ 1440 x 720 piksel dengan teknologi panel IPS.

Handphone OWWO X kemungkinan akan menggunakan sistem operasi Android Oreo. Sedangkan Kamera mungkin menjadi salah satu keunggulan ponsel kloning iPhone X ini. Dengan dukungan Kamera belakang ganda beresolusi 16 megapiksel + 21 megapiksel dan juga dual kamera pada kamera depan dengan resolusi 13 megapiksel + 8 megapiksel untuk foto selfie.

Sayangnya, OWWO X hanya ditenagai oleh baterai berkapasitas 2500mAh. Performa OWWO X bisa dikatakan kurang meyakinkan, pasalnya hanya dibekali dengan SoC MediaTek quad-core yang dipadukan dengan RAM sebesar 1GB atau 2GB. Tak hanya itu, OWWO X juga telah mendukungan 4G LTE.

Iklan

Tahun 2018, Apple Akan Lahirkan Empat Seri iPhone Terbaru Sekaligus

Pada tahun 2017 lalu Apple secara resmi merilis Apple iPhone 8 Series dan iPhone X secara bersamaan. Akan tetapi konon karna Harga Apple iPhone X yang terlalu tinggi membuat perusahaan asal Cupertino ini justru merugi dengan turunnya nilai saham perusahaan Apple baru-baru ini.

Mungkin hal ini merupakan langkah untuk menanggulangi permasalahan tersebut, di tahun 2018 kabarnya Apple akan merilis 4 seri iPhone sekaligus. Jika kabar ini benar, maka tahun 2018 akan menjadi tahun “tersubur” bagi perusahaan Apple dengan melahirkan 4 seri iPhone sekaligus.

Dua dari empat seri iPhone yang ini dikatakan merupakan upgrade dari model iPhone X. Salah satunya adalah iPhone X versi 2018 yang kemungkinan akan didukung layar OLED berukuran 5,8 inci. Hal ini juga merujuk kepada kabar mengenai iPhone X dengan harga yang lebih murah, akan tetapi belum bsia dipastikan kebenarannya meski layar yang digunakan memiliki ukuran yang sama.

Sementara model lainnya dipercaya akan diberinama iPhone X Plus, dan diperkirakan akan menggunakan layar jenis OLED dengan ukuran yang lebih besar yaitu antara 6,4 inci atau 6,5 inci. Model ketiga yang akan dirilis merupakan seri terbaru yang belum diketahui juga namanya. AKan tetapi dipercaya model ini merupakan model mid-range yang didukung layar tipe LCD berukuran 6,1 inci.

Menurut analis sekuritas KGI Ming-Chi Kuo, memperkirakan model terbaru ini merupakan gabungan dari perangkat Handphone iPhone X dan iPhone 8. Kuo sendiri dikenal cukup handal dalam menebak perangkat-perangkat terbaru besutan Apple.

Material yang digunakan untuk bodi belakang adalah alumunium, serupa dengan model iPhone 8. Sedangkan layarnya akan menyerupai iPhone X dengan notch dan tentunya dilengkapi dengan fitur Face ID. Bukan hanya itu saja model terbaru ini juga disebut akan hadir dengan kamera tunggal yang dipadukan dengan RAM 3 GB dan tanpa 3D Touch.

Sedangkan untuk versi  terakhir kabarnya akan hadir dengan layar berjenis LCD, bukan OLED, berukuran 5,7 inci atau 5,8 inci. Model ini kemungkinan merupakan iPhone SE (special edition) generasi terbaru. iPhone SE sendiri memang dikabarkan akan dirilis sekitar bulan Mei atau Juni tahun ini dengan fitur wireless charging dan balutan material kaca di bagian belakang.

Perangkat Handphone Apa Yang Paling Banyak Tiruannya Di Tahun 2017 Kemarin

Perangkat Handphone Premium selalu hadir dengan desain yang memanjakan mata dan kemampuan yang selalu ingin dicicipi oleh banyak pengguna. Hanya saja Harga Handphone kelas High-End selalu kurang bersahabat untuk kantong sebagian kalangan pengguna. Dan tidak jarang para pengguna yang memiliki budget terbatas memilih perangkat-perangkat tiruan atau yang lebih sering disebut Handphone SuperCopy.

Perangkat Handphone SuperCopy ini sendiri memang menawarkan desain dan tampilan layaknya perangkat Handphone originalnya. Namun untuk jeroannya biasanya memiliki spesifikasi yang jauh lebih rendah, hal ini memang dikarenakan perangkat Handphone SuperCopy biasanya dibanderol dengan harga yang jauh dibawah perangkat aslinya. Bukan hanya dipotong setengah harga bahkan bisa menjadi sepertiga dari harga asli.

AnTuTu baru- baru ini merilis sebuah laporan mengenai data Handphone yang dirilis di tahun 2017 kemarin. Dan uniknya terdapat juga laporan yang menyebutkan ddaftar Handphone yang paling banyak di cloning di tahun 2017 tersebut.

Jika kamu berpikir Apple iPhone adalah Handphone yang tiruannya paling banyak hadir, dugaan kamu kurang tepat. Menurut informasi tersebut Samsung adalah merek Handphone yang paling banyak ditiru dengan persentasi hingga 36,23 persen.

Seri Handphone yang kloningannya banyak hadir di pasaran adalah Galaxy S7 Edge edisi Eropa, menyusul seri berikutnya, seperti Galaxy S8+ dan Galaxy W2016 dan Galaxy W2017.

Perusahaan lain justru tidak sebanyak Samsung. Hal ini menandakan bahwa Handphone pesaing Samsung tersebut tidak terlalu banyak kloningannya. iPhone berkisar di angka 7,72 persen, Xiaomi hanya 4,75 persen. Sementara Oppo dan Huawei masing-masing 4,46 persen dan 3,4 persen.

Meski tak banyak, perangkat Apple iPhone 7 dan 7 Plus versi kloningan ternyata tetap dilirik para pengguna. Jelas, Harga Handphone ini berbeda dengan versi aslinya, begitu pun dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Di Tiongkok, iPhone 7 dan 7 Plus versi kloningan dijual cukup bebas. Yang mengejutkan, bentuk dan bahan Handphone tersebut sangat mirip dengan iPhone asli. Handphone itu betul-betul tampak sama dengan iPhone 7 Plus, termasuk garis antena yang unik dan tampilan kamera ganda di bodi belakangnya. Tak hanya fisik, software di Handphone tersebut pun tampak mirip dengan iOS 10. Bedanya, fitur Touch ID di Handphone tiruan itu tak dapat digunakan.

Baterai iPhone Meledak Di Apple Store, 7 Korban Alami Luka Bakar

Harga Apple iPhone yang cukup tinggi ternyata tidak menjamin sepenuhnya bahwa perangkat ini sempurna. Bahkan perangkat Smartphone besutan perusahaan asal Cupertino ini berulang kali dikabarkan meledak. Bahkan perangkat iPhone terbaru yaitu iPhone 8 pun dikabarkan meledak beberapa waktu yang lalu.dan yang terbaru adalah perangkat iPhone yang meledak di sebuah store Apple yang terletak di kota Zurich, Swiss.

Kejadian yang berlangsung beberapa hari yang lalu ini berawal ketika seorang pegawai yang bertugas untuk mereparasi sedang berusaha untuk melepaskan baterai perangkat iPhone yang tidak disebutkan serinya. Namun ketika sedang melepaskan baterai tersebut tanpa diduga baterai yang sedang dipegang oleh pegawai tersebut tiba-tiba meledak.

Sontak kejadian tersebut membuat suara ledakan yang cukup besar. Pegawai reparasi tersebut pun langsung dilarikan kerumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar. Bahkan bukan hanya pegawai reparasi tersebut saja yang menjadi korban, ledakan baterai iPhone ini juga melukai tujuh orang lainnya. Meski begitu dikabarkan luka bakar yang dialami tidak begitu serius sehingga hanya memerlukan perawatan ringan saja dan tidak perlu dirawat dirumah sakit.

Akibat kejadian tersebut sekitar 50 pelanggan  dan staf yang berada di Apple Store tersebut langsung di evakuasi ke tempat yang lebih aman. Respon cepat langsung dilakukan oleh pihak Apple dengan memanggil pemadam kebakaran sekitar, sesaat setelah pemadam kebakaran tersebut tiba di lokasi kejadian baterai yang menjadi penyebab kebakaran tersebut segera ditutupi dengan pasir. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak ledakan dan asap yang ditimbulkan dari ledakan tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar petugas forensik kota Zurich tengah melakukan investigasi lebih lanjut seputar kejadian ledakan yang melibatkan perangkat Apple iPhone tersebut. dugaan sementara ledakan Smartphone besutan Apple ini dikarenakan kondisi baterai yang terpasangn pada perangkat tersebut mengalami overheat. Kejadian baterai mengalami overheat ini sendiri bukan insiden pertama karena beberapa ledakan yang berkaitan dengan perangkat iPhone lainnya pun dikarenakan hal yang sama. Kasus overheat pada baterai ini memang cukup membahayakan karena dapat memicu ledakan yang cukup besar.

Terkait kejadian ledakan yang terjadi di Apple Store ini pihak Apple belum dapat dihubungi dan juga dimintai keterangan lebih lanjut.

Tingkatkan Performa Handphone, Samsung & LG Tak Akan Ikuti Jejak Apple

Harga Handphone tinggi yang dibanderol oleh para perusahaan ini tentunya akan sangat berpengaruh kepada kualitas dari perangkat itu sendiri. Bukan berarti Handphone dengan harga murah atau lebih terjangkau memiliki kualitas yang buruk atau biasa saja. Hanya saja jika perangkat tersebut memiliki harga yang tinggi tentu ekspetasi para pengguna yang membelinya pun cukup tinggi.

Dan tentu kamu pun sudah mendengar kabar seputar Apple yang dengan sengaja menurunkan performa iPhone yang sudah digunakan selama 1 tahun dengan alasan untuk menjaga performa pernagkat tersebut. Jika memang hal tersebut untuk kebaikan para pengguna mengapa banyak sekali pengguna perangkat iPhone yang merasa keberatan bahkan hingga mengirimkan surat gugatan untuk Apple.

Banyak pihak yang berspekulasi jika Apple melakukan ini agar para pengguna segera beralih ke perangkat iPhone versi terbaru setiap tahunnya. Dibalik semua spekulasi yang terdapat di luar sana, pasti perusahaan asal Cupertino ini memiliki alasan yang memang bertujuan untuk menguntungkan seluruh pihak. Merespon kabar tersebut kompetitor Apple yaitu Samsung dan LG mengumumkan sebuah pernyataan resmi jika mereka tidak akan mengutak-atik performa pada perangkat-perangkat lawasnya.

Baru-baru ini salah seorang perwakilan dari LG telah mengungkapkan jika mereka tidak akan pernah melakukan hal-hal semacam itu. Selain itu, LG juga memperhatikan apa yang dipikirkan oleh para pelanggan. Produsen Handphone dari negara yang sama, yaitu Samsung juga telah mengumumkan pernyataannya.

Samsung mengungkapkan, “kualitas produk telah dan akan selalu menjadi prioritas utama bagi Samsung Mobile.”  Perusahaan ini juga menjelaskan jika masa pakai baterai smartphone Samsung telah berjalan melalui berbagai langkah keamanan multi-layer yang mencakup algoritma perangkat lunak. Performa dari CPU juga tidak akan menurun ketika perangkat mendapatkan update software baru, dan sebaliknya kehadiran update tersebut justru akan menambah masa pakai baterai smartphone.

Turunkan Performa iPhone, Apple Diserang Banyak Gugatan

Harga iPhone yang cukup tinggi dirasa masih cukup wajar karena performa dan kualitas dari perangkat Handphone besutan Apple ini memang menjanjikan dan dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi para penggunanya. Namun bagaimana rasanya jika ternyata perangkat Apple iPhone yang digunakan oleh para pengguna itu mulai terasa aneh. Performanya mulai menurun meski baru digunakan satu tahun saja.

Dan beberapa pengguna akhir-akhir ini merasa Apple menipu para pengguna dengan sengaja memperlambat perangkat iPhone seri lama tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu. Bahkan hal ini telah dijadikan sebuah gugutan untuk perusahaan asal Cupertino ini.

Setidaknya terdapat 8 gugutan hukum yang diajukan di berbagai pengadilan federal Amerika Serikat, gugatan hukum ini semakin bertambah sejak Apple sendiri mengakui jika pihaknya memang memperlambat kecepatan iPhone lawas. Hal ini dilakukan sebagai konpensasi keawetan baterai lithium ion yang semakin memburuk karena pemakaian.

Menurut pihak Apple hal ini dilakukan agar perangkat Handphone tak terlalu cepat kehabisan baterai yang dikarenakan kapasitas penyimpanan dayanya yang sudah melemah. Hal ini tentunya akan berpengaruh kepada kenyamanan penggunaan perangkat itu sendiri. Hal ini juga bisa mengurangi potensi kemungkinan Handphone me-restart secara tiba-tiba.

Apple menyatakan jika update OS untuk perangkat iPhone 6, iPhone 6S, iPhone SE serta iPhone 7 sudah termasuk ‘fitur’ tersebut. Namun untuk Handphone yang harganya di atas Rp 10  jutaan, tentu hal ini sangat menyebalkan. Karena hanya dalam kurun waktu setahun dipakai, performa iPhone tersebut langsung sudah menurun drastis. Hal ini juga diungkapkan oleh Developer Geekbench John Poole.

Dan sepertinya banyak konsumen yang juga sependapat dengan John sehingga mulai mengajukan gugatan hukum tersebut. Para konsumen menginginkan Apple untuk memberikan ganti rugi pada para pengguna iPhone yang menjadi korban.

Salah satu gugatan menyebutkan hal ini merupakan sebuah kesalahan Apple jika baterai iPhone tidak bisa menyesuaikan dengan update OS. “Ketimbang menyembuhkan cacat baterai dengan menyediakan penggantian baterai pada semua iPhone yang terkena dampak, Apple malah mengakalinya,” ungkap salah satu penggugat.

Seperti apa kelanjutan kasus ini kita nantikan bersama kabar selanjutnya. Dapatkan juga informasi menarik dan terbaru lainnya hanya di website kliknklik.com.

Resmi : Apple iPhone X Dan iPhone 8 Series Kunjungi Indonesia

Harga Handphone premium terbaru besutan Apple, yaitu iPhone 8 Series dan iPhone X memang tergolong cukup tinggi untuk sebuah perangkat Handphone. Namun hal ini tidak membuat perangkat andalan terbaru Apple ini sepi peminat, bahkan diluar dugaan permintaan untuk kedua serian Handphone ini cukup tinggi.

Respon pasar terhadap Handphobe Apple ini cukup baik, beberapa Negara sudah mulai secara resmi menjual kedua perangkat terbaru Apple ini. Dan kali ini pasar Indonesia akhirnya akan disinggahi oleh Apple iPhone 8 dan iPhone X secara resmi.

Apple iPhone X, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus akan hadir secara resmi ke Indonesia pada tanggal 22 Desember 2017 yang akan datang. Apple mempercayakan perangkat-perangkat Handphonenya ini kepada jaringan ritel Erajaya seperti iBox, Erafone, dan juga Urban Republic.

Meski tanggal peluncuran ketiga iPhone terbaru itu sudah diungkapkan oleh Djatmiko Wardoyo, selaku Marketing and Communications Director Erajaya Group melalui siaran pers, tapi harga yang dibanderol untuk masing-masing iPhone generasi terbaru ini belum diketahui. Jadi, saat ini kita hanya bisa melihat harga dari negara asalnya, dimana iPhone X dibanderol seharga USD 999 atau setara dengan Rp 13 jutaan, Dan perlu diingat bahwa harga tersebut jika masuk ke pasar Indonesia belum ditambahkan dengan biaya pajak, biaya distribusi, promosi dan biaya lain-lain.

Lalu bagaimana dengan perihal TKDN? Seperti yang diketahui, jika pemerintah Indonesia sudah menerapkan aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebesar 30% untuk perangkat yang menggunakan jaringan 4G LTE. Sementara iPhone X sendiri sudah memenuhi angka tersebut, dan situs Apple Indonesia sendiri juga telah menampilkan iPhone X dan iPhone 8 series sejak beberapa waktu lalu, dan kini Apple telah menampilkan informasi jika smartphone tersebut akan mulai tersedia 22 Desember mendatang.